JAKARTA – Ibu Kota kembali dicoreng oleh aksi kejahatan jalanan yang sadis. Seorang petugas keamanan lingkungan (hansip) di Cakung, Jakarta Timur, tewas ditembak oleh dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat mencoba menghalangi aksi mereka. Peristiwa tragis ini memicu kemarahan publik dan menyoroti kembali isu keamanan di lingkungan permukiman.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban yang bernama Atim Suhara (45) gugur setelah terkena tembakan senjata api rakitan yang digunakan oleh salah satu pelaku. Kedua pelaku yang dikenal sadis dan tidak segan melukai korbannya ini sempat menjadi buronan sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dalam operasi pengejaran intensif. Polisi juga berhasil mengamankan senjata api yang digunakan pelaku sebagai barang bukti.
Menteri Sosial (Mensos) bahkan menyampaikan duka cita mendalam dan menyebut Atim Suhara sebagai "Pahlawan Sejati" masa kini, yang mengorbankan nyawanya demi menjaga keamanan lingkungan. Keluarga korban dijanjikan santunan dan dukungan penuh dari pemerintah.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi curanmor yang disertai kekerasan di Jabodetabek. Pihak kepolisian menyatakan akan meningkatkan patroli dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Namun, publik menuntut tindakan yang lebih fundamental, termasuk pemberantasan jaringan penadah dan produsen senjata api rakitan. Kekerasan jalanan yang semakin brutal ini menjadi cerminan bahwa masalah ekonomi dan sosial masih menjadi pemicu utama kejahatan, yang memerlukan solusi komprehensif dari pemerintah.
No comments:
Post a Comment