10 November 2025

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025 Melambat ke 5,04%: Tantangan Global dan Domestik

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,04% year-on-year (yoy). Angka ini menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan kuartal sebelumnya, namun masih menunjukkan stabilitas di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Kepala BPS menjelaskan, perlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan harga komoditas ekspor andalan Indonesia, seperti batu bara dan nikel, serta melambatnya permintaan global. Kendati demikian, mesin utama penggerak ekonomi Indonesia tetap kuat, yaitu konsumsi rumah tangga yang tumbuh mendekati 4,89% dan investasi yang masih menyumbang lebih dari 82% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sektor industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan menjadi penyumbang terbesar PDB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV akan menjadi yang tertinggi, didorong oleh peningkatan aktivitas menjelang akhir tahun dan akselerasi belanja pemerintah. Pemerintah tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,2%.

Tren ini menjadi tantangan bagi pemerintah baru untuk menjaga momentum pertumbuhan. Ekonom menyarankan agar pemerintah lebih fokus pada peningkatan investasi, terutama investasi asing langsung (Foreign Direct Investment), melalui deregulasi dan perbaikan iklim usaha. Selain itu, pemerintah juga didorong untuk mempercepat hilirisasi industri agar nilai ekspor komoditas tidak terlalu rentan terhadap fluktuasi harga global. Stabilitas Rupiah dan pengendalian inflasi juga menjadi kunci utama untuk menjaga daya beli masyarakat.

No comments:

Post a Comment