Bagi Barcelona, perjalanan ke markas Club Brugge di Belgia adalah sebuah mission must-win. Setelah hasil yang kurang memuaskan di awal fase grup Liga Champions, Blaugrana dituntut untuk membawa pulang tiga poin demi menjaga asa lolos ke babak gugur, dan lebih penting lagi, memulihkan moral tim di bawah asuhan Xavi Hernandez.
Sejarah mencatat bahwa Belgia bukanlah tempat yang ramah bagi Barcelona. Catatan masa lalu menunjukkan kesulitan mereka menghadapi tim-tim Belgia, bahkan sempat menelan kekalahan memalukan dari Royal Antwerp. Club Brugge, yang baru-baru ini menumbangkan tim kuat lain di kandang mereka, datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Mereka tidak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhir di fase grup, sebuah rekor terbaik mereka.
Pertandingan di Stadion Jan Breydel diprediksi akan menjadi pertarungan taktis. Brugge akan mengandalkan kekompakan pertahanan, yang dipimpin oleh Jackers di bawah mistar, dan kecepatan sayap mereka, khususnya Christos Tzolis, yang tengah on-fire dengan catatan gol dan assist yang impresif. Brugge akan berusaha memaksa Barcelona melakukan kesalahan di lini tengah untuk kemudian melakukan serangan balik kilat.
Di sisi lain, Barcelona datang dengan tekanan besar. Lini serang mereka, yang mungkin diisi oleh Yamal, Fermin, dan Torres, harus mampu membongkar pertahanan berlapis Brugge. Kunci kemenangan Barcelona akan terletak pada dominasi total di lini tengah, memanfaatkan kualitas Frenkie de Jong, dan akurasi tembakan dari luar kotak penalti. Jika Barcelona gagal mengamankan kemenangan, posisi mereka di Liga Champions akan berada di ujung tanduk, dan desakan untuk perubahan besar di internal klub akan semakin menguat. Laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tapi juga tentang masa depan Xavi dan kebanggaan Cules.
No comments:
Post a Comment