JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan kabar gembira mengenai kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2025 berhasil mencapai angka 75,90, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (74,92). Pencapaian ini menempatkan Indonesia pada kategori "Pembangunan Manusia Tinggi", mendekati ambang batas kategori "Sangat Tinggi".
Peningkatan IPM didorong oleh perbaikan di tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Angka Harapan Hidup saat Lahir (AHH) terus meningkat, mencapai 73,40 tahun. Ini mencerminkan perbaikan layanan kesehatan dasar dan peningkatan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat, didukung oleh program-program kesehatan pemerintah yang lebih masif.
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas naik menjadi 9,50 tahun, yang berarti rata-rata penduduk Indonesia telah menyelesaikan pendidikan hingga kelas 9 (setara SMP). Selain itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) anak usia 7 tahun mencapai 13,10 tahun, menunjukkan semakin banyak anak yang diharapkan menamatkan pendidikan hingga tingkat SMA atau lebih.
Komponen pengeluaran per kapita disesuaikan (yang mencerminkan daya beli) juga mengalami kenaikan, menunjukkan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara umum.
Meskipun capaian nasional menggembirakan, BPS mengakui masih adanya disparitas regional yang tajam. Provinsi di Pulau Jawa dan Bali memiliki IPM jauh di atas rata-rata nasional, sementara beberapa provinsi di kawasan Timur Indonesia, seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur, masih berada di kategori IPM sedang.
Pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas menyatakan bahwa fokus kebijakan ke depan adalah menutup kesenjangan ini. Program prioritas mencakup peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil dan pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah tertinggal. "Peningkatan IPM bukan hanya soal angka, tapi tentang pemerataan kesempatan bagi setiap warga negara untuk hidup sehat, berpendidikan, dan sejahtera," ujar Deputi Bidang Pembangunan Manusia Bappenas.
Capaian IPM 75,90 adalah modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi persaingan global, terutama dalam memanfaatkan bonus demografi. Investasi dalam SDM yang berkualitas kini menjadi prioritas utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
No comments:
Post a Comment